Juara Pertama Duta Genre Kabupaten Sanggau Maju Ketingkat Nasional

Setelah berhasil menyisihkan finalis lainnya, akhirnya  Tari Dewi Sundari berhasil menduduki peringkat I Putri Pemilihan Duta Generasi Berencana-Genre Jalur Pendidikan tingkat Kalimantan Barat, di Hotel Transera Pontianak Sabtu malam (16/09/2017). Salah seorang Juri Pemilihan Duta Genre Kalbar, Muhammad Lutfi  Usai penobatan Duta Genre, Sabtu malam (17/09/2017) mengatakan, iven ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya pesertanya dikhususnya bagi kalangan mahasiswa, tetapi sekarang bergabung dari jenjang pendidikan SMP hingga Perguruan Tinggi, meski  tetapan dibagi menjadi dua jalur yaitu pendidikan dan masyarakat.

“Kalau dulu kan yang ikut itu hanya mahasiswa saja, makanya kami dengan teman-teman yang di juri ini  perlu kita  berikan masukan juga dengan pimpinan kita, karena memang agak susah untuk menilainya dari yang  SMP kemudian kita bandingkan bagi mereka yang sudah perguruan tinggi” ,  tegasnya.

Menurut Lutfi, sistem penggabungan peserta dari tingkat SMP hingga Perguruan Tinggi  ini ada kelemahannya, terutama dalam cara berfikir dan wawasan, sehingga fakta menunjukkan yang menjadi juara pertama putra putri Pemilihan Duta Genre Kalbar 2017 kesemuanya dari mahasiswa.  Lebih lanjut Lutfi mengtakan, para juara tersebut akan maju mewakili Kalimantan Barat ke tingkat nasional  di Jakarta, baik dari Jalur Pendidikan maupun Jalur Masyarakat yang sebelumnya akan diberikan pembekalan-pembekalan.

“Jadi pembekalan yang kita berikan itu yang pertama memang harus kita poles dulu lagi, karea memang ada beberapa hal yang perlu dia pahami. Jadi jangan sampai mereka itu hanya eksplore dan yang mereka baca saja, tetapi yang terpenting sekaran adalah bagaimana penjabaran yang ia dapatkan”, jelasnya.

Wadyaiswara Madya Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional-BKKBN Propinsi Kalbar ini mencontohkan pembekalan yang akan diberikan sebelum maju ke tingkat nasional diantaranya tentang dimensi remaja, termasuk penjabarannya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Penekanan ini memang kami lakukan karena sebagaimana pemahaman para finalis rata-rata tidak dapat mengupas tuntas tentang program-program tentang remaja, sebagai contoh  dalam fungsi keluarga rata-rata hanya mengetahui fungsi keluarga dalam bidang agama dan tidak menjabarkan fungsi-fungsi lainnya yang harus tahu beserta penjabarannya” , harapnya.

Sedangkan mengenai keberangakatan Duta Genre Kalbar ke tingkat nasioanal, Lutfi menyatakan bahwa mengenai waktunya tergantung dari undangan pusat, sehingga pihaknya tidak dapat memprediksikan. Menurutnya biasanya sebulan sebelum keberangkatan akan diinformasikan, sehingga dalam kurun waktu ini akan lebih gencar lagi diberikan pemahaman tentang substansi yang ada di Genre, wawasan nusantara juga termasuk bagaimana cara mereka membawakan saat diminta menjabarkan terkait program-program BKKBN, terlebih yang berkaitan dengan remaja.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.